9 Keuntungan yang kamu dapat saat solo Traveling

Hallo Trackers! Selama ini biasanya kamu liburan dengan siapa sih? Pernah kebayang gak liburan sendirian di kota atau negara tertentu? Kalau belum pernah, kamu harus mencobanya, minimal sekali dalam seumur hidup!

Niatnya liburan, tapi malah sendirian. Gimana kalau tersesat, ada orang jahat, tak ada teman sharing destinasi atau kuliner, dan sebagainya. Itu yang sering menghantui pikiran kita, kan? Tenang, semua hanya kekhawatiran atau ketakutan berlebihan kita saja. Solo traveling asyik banget kok.

Sebelum usia 30 tahun, kamu harus mencobanya minimal sekali. Manfaatnya banyak banget, seperti di bawah ini:

1. Kamu akan keluar dari zona nyaman

Solo traveling akan "memaksa kamu" keluar dari zona nyaman. Kalau traveling bareng teman, kita bangun menunggu teman bangun. Kalau sendirian, percaya deh alarm body kita akan bekerja lebih maksimal dari biasanya, sehingga kita akan bangun sendiri dengan tepat waktu. 

Kamu benar-benar dilatih menjadi pribadi yang berbeda dari keseharian kamu biasanya, dan itu seru banget loh!

2. Melatih diri menjadi lebih baik

Jadi mandiri saat solo traveling? Sudah pasti! Kamu akan belajar tak bergantung pada orang lain, melawan kemalasan, rasa takut, dan sebagainya.  Misalnya harus mencari makan sendiri, mencari lokasi wisata sendiri, bertanya kepada warga lokal tentang segala hal, hingga memutuskan apa pun dengan keyakinan sendiri.

3. Kamu bakal menemukan jati dirimu

Selama ini pasti kita sering mempertanyakan, siapa kita sebenarnya, untuk apa kita hidup, apa saja hal berfaedah yang sudah pernah kita lakukan untuk orang lain, dan sebagainya. Tak hanya itu, kita juga sering membandingkan diri sendiri dengan orang lain. Kurang ini lah, kurang itu lah, tanpa tahu kelebihan kita yang sesungguhnya apa. 

Nah, dengan solo traveling, kita akan menemukan jati diri kita sesungguhnya. Kita akan belajar memahami perbedaan yang tak perlu menjadi masalah atau harus dibanding-bandingkan. Solo traveling akan "memaksa" kita survive di tanah orang. 

Keluar dari zona nyaman akan membuat kita mengeluarkan segala kemampuan yang selama ini tersembunyi dalam diri. Cobalah!

4. Menjadi pribadi yang lebih percaya diri

Dengan berwisata sendiri, kita terbiasa mengambil keputusan sendiri. Bergantung pada rasional, insting, dan konteks tertentu. Mau tidak mau, kita lagi-lagi "dipaksa" percaya diri dengan segala hal yang kita lakukan.

Kita harus bertanya kepada orang lain saat tersesat, ihwal kuliner halal atau enak, termasuk menghadapi masalah selama liburan. Percaya dirimu akan langsung terasah dengan sendirinya.

5. Belajar Lebih banyak dari alam dan perjalanan

Alam mengajarkan kita banyak hal, begitu pula dengan perjalanan. Dengan bersolo traveling, kita akan mendapatkan pelajaran berharga dari keduanya.  Kamu belajar tentang budaya lokal setempat, membaca pertanda alam, hingga bersyukur dengan apa yang sudah kamu miliki sekarang. Sebab, sepanjang perjalanan, kamu akan menemukan berbagai kondisi masyarakat yang tak seberuntung kamu.

6. Kamu jadi bisa menghargai hal-hal kecil

Kalau biasanya kita tidak disiplin selama traveling, kali ini berbeda. Kita tak bisa bergantung pada teman sekamar atau kawan sekelompok selama liburan. Alhasil, kita jadi lebih menghargai waktu dan diri kita sendiri.  Kita lebih tersentuh ketika masih banyak orang yang mau menolong saat kita kesulitan, meskipun tidak pernah kenal. 

7. Meski solo traveling, kamu tak akan merasa sendirian

Kalau dibayangkan, solo traveling menjadi orang yang paling sepi. Biasanya kalau kita traveling bersama teman, kita bisa tertawa bersama, ngobrol apa pun, ke mana-mana bersama. 

Tapi, jangan salah. Solo traveling bakal membuat kita jadi lebih "kaya" lho. Kita bakal bertemu dengan orang-orang baru, termasuk menyapa warga lokal dan mengenali budayanya. Makin banyak orang yang akan membantu karena kita sendirian. Tak jarang solo traveler menemukan tambatan hatinya saat liburan di tanah orang. Asyik banget, kan?

8. Membuat diri lebih peka

Kepekaan hanya bisa didapat ketika kita sendiri. Ketika sendiri, tingkat struggling kita meningkat. Hal ini menjadikan insting kita terhadap hal-hal kecil menguat. Kewaspadaan kita akan meningkat dua hingga beberapa kali lipat. Kita juga bisa melihat segala hal lebih dekat, lebih khidmat, dan lebih banyak. Tak heran, berjalan sendirian membuat kita lebih peka.

9. Bebas!

Bebas mau ngapain aja. Mau ke destinasi A, B, atau pun Z. Kita tak perlu bertanya kepada partner traveling. Kita menentukan semuanya sendiri. Dengan bersolo traveling, jiwa dan raga kita akan benar-benar merasa bebas.

Gimana Trackers, gak takut lagi solo traveling kan? Percayalah, liburan kamu bakal lebih seru!

// //