Tips Merawat Tas Ransel

Hampir semua orang pasti memiliki Tas Ransel di rumahnya, baik itu digunakan untuk sekolah, pergi ke kantor, hangout, traveling maupun kegiatan lainnya. Tapi tak jarang dari kita yang lupa atau bahkan tidak pernah melakukan perawatan tas ransel yang kita miliki, sehingga umur tas yang kita miliki pendek.

Nah TRACKER punya tips nih gimana caranya merawat tas ransel yang kalian miliki.

 

1. Perhatikan berat isi yang ada dalam tas

Tas ransel memang dikenal sebagai tas yang praktis serta mampu menampung banyak barang. Tetapi, tidak semua jenis tas ransel mampu menampung berat yang berlebih. Apalagi, jika ukurannya yang kecil dan isiyang terlalu penuh akan membuat tas menjadi cepat rusak di bagian tali pinggang. 

Jangan sampai kamu asal memasukkan semua barang karena merasa masih ada ruang kosong dalam ranselmu. Biasanya di petunjuk penggunaan, ada batasan beban tertentu yang disarankan oleh produsen. Batasan tersebut tergantung besar dan material dasar tas tersebut. Ikuti saran dan jangan sekali-kali melanggarnya jika tidak ingin tas ransel kamu cepat rusak terutama di bagian tali ransel.

 

2. Membersihkan tas dengan rutin (minimal 3 bulan sekali)

Tas ransel yang tidak dibersihkan secara rutin akan terlihat sangat kotor atau dekil. Noda yang ada pada tas ransel akan menjadi noda yang susah hilang jika tidak sering-sering dibersihkan. 

Untuk melakukan pembersihan tas, keluarkan semua isi tas. Bersihkan tas dari semua material yang mungkin tertinggal di dalamnya. Bisa dengan cara membalikkannya ke arah bawah. Pastikan tidak ada yang tersisa didalam tas Lalu, bersihkan menggunakan kain yang lembab atau sedikit basah. 

Langkah ini bisa dilakukan pada semua bahan tas, baik itu nilon, kain biasa maupun bahan parasut. Kalau ada kotoran membandel, kamu bisa menggosoknya dengan sikat lembut yang sebelumnya dicelupkan ke air sabun, kemudian dijemur selama beberapa menit. Khusus untuk tas berbahan nilon, dianjurkan untuk tidak mencuci dengan merendamnya di air sabun. Hindari menjemur tas di bawah matahari langsung, karena dapat mempengaruhi warna asli tas sehingga cepat memudar.

 

3. Isi tas dengan bantalan

Agar bentuk tas kamu tetap sempurna dan mempertahankan bentuk asli tas, sebaiknya jika tidak sedang dikenakan, isi bagian dalam tas dengan kertas yang diremas-remas atau bantalan khusus yang kini banyak dijual di pasaran. Hindari menumpuk tas dengan posisi tertidur, karena akan merusak bentuk asli tas dan tas jadi mudah rusak.

 

4. Gunakan silica gel

Sering sekali ketika membeli tas baru, di dalam tasnya terdapat butiran yang dibungkus berbentuk kotak-kotak dan tertulis silica gel. Tidak sedikit yang kerap membuang silica gel karena dianggap tidak berguna. 

Silica gel ini ternyata sangat berguna untuk menyerap kelembapan udara pada ruangan yang tertutup, terutama di bagian dalam tas. Sisipkan silica gel pada setiap kantong serta bagian dalam tas agar mencegah jamur yang timbul akibat udara lembab.

 

5. Simpan tas ditempat yang aman dan nyaman

Perhatikan tempat penyimpanan tas ransel saat sedang tidak dipakai. Pastikan lokasi penyimpanannya tidak basah atau lembap karena kondisi itu bisa memicu timbulnya jamur pada tas. 

Tempat yang kering dan sejuk menjadi pilihan utama agar tas ransel aman dari serangan jamur. Tas ransel sebaiknya digantung dalam lemari. Meletakkannya di lantai hanya akan memudahkan serangga mendekati tas ransel dan meningkatkan risiko terkena air atau basah. 

Jika tidak digantung, ada baiknya kamu masukkan tas ransel di dalam plastik atau tas khusus penyimpanan tas Pastikan kamu rajin menjemur tas atau mengeluarkan beberapa tas agar tidak terus-menerus tersimpan di dalam tempat yang rentan terkena jamur.

 

Nah itu beberapa tips dari TRACKER yang bias kamu praktekan dirumah agar tas kamu lebih awet dan berumur Panjang. Selamat mencoba!

// //